The Raid 2 : Berandal

Tanggal Rilis : 28 Maret 2014

Sutradara : Gareth Evans
Produser : Ario Sagantoro
Penulis : Gareth Evans
Pemain:

– Iko Uwais berperan sebagai Rama

– Tio Pakusadewo berperan sebagai Bangun

– Cok Simbara berperan sebagai Bunawar

– Arifin Putra berperan sebagai Uco (anak Bangun)

– Kenichi Endo berperan sebagai Goto, pimpinan Yakuza Jepang yang ada di Jakarta

– Ryuhei Matsuda berperan sebagai Keichi, putra Goto

– Kazuki Kitamura berperan sebagai Ryuichi, tangan kanan Goto

– Alex Abbad beperan sebagai Bejo

– Julie Estelle berperan sebagai Hammer Girl

 

– Oka Antara berperan sebagai Eka (tangan kanan Bangun)

– Yayan Suhiran berperan sebagai Prakoso

– Cecep Arif Rahman berperan sebagai The Assassin

– Very Tri Yulisman berperan sebagai Baseball Bat Man

– Marsha Timothy berperan sebagai Istri Prakoso

Cerita :

The Raid 2 : Berandal adalah Film meneruskan cerita dari Film yang sukses The Raid pada tahun 2011. Cerita diawali  ketika rama berhasil keluar sendiri dari markas gembong narkoba Tama. Rama berharap dia dapat hidup tenang setelah kejadian tersebut. Tapi tidak seperti dugaannya dia ternyata harus melakukan tugas berbahaya lainnya untuk masuk dunia geng yang menguasai Jakarta. Bunawar (kepala polisi bersih) memasukkan Rama ke penjara agar bisa mendekati Uco anak dari Bangun, penguasa geng.
Pada awalnya Uco berusaha untuk membunuh Rama, tapi semua berubah ketika Rama berhasil menyelamatkan Uco saat terjadi kerusuhan di penjara. Setelah 2 Tahun, Rama keluar dari penjara berkat bantuan Uco yang telah keluar terlebih dahulu. Rama direkrut Bangun untuk menjaga Uco.
Uco yang ambisius untuk menjadi penerus ayahnya Bangun dimanfaatkan Bejo untuk memperluas kekuasaannya hingga Jepang yang dikuasai oleh Goto. Atas bujukan Bejo, Uco tega untuk membunuh ayahnya sendiri Bangun.

Thriller :

https://youtube.googleapis.com/v/MG9uFX3uYq4&source=uds
Review :
Film ini menurut gw memang kebanggaan untuk kita bangsa Indonesia. Adegan-adegan perkelahian yang dihadirkan begitu alami dan sadis. Dan tatkala penting penggunaan Silat di film ini. Yang patut gw saluti adalah Hammer Girl, meskipun disini dia ga ada dialog karena berperan sebagai gadis bisu, tapi adegan perkelahian di kereta saat membunuh begitu sadis dan wowww bangett.
Tapi ada satu yang menjadi ganjalan gw di Film ini adalah adegan pembunuhan Prakoso. Disitu dia mati diwilayah Bersalju. Emang di Indonesia ada Salju??? gw pertama mikir kali aja ini di Jepang. Tapi ada penjual kaki lima disitu dan ga mungkin itu di Jepang.
Mungkin ada The Raid 3. karena menurut gw ceritanya belum selesai. dan ada tanda-tanda ada The Raid 3 saat terakhir-terakhir.
Secara keseluruhan Film ini layak untuk ditonton dan oia, bawa aja cewek kamu kali aja dia meluk kamu (hehehe….) karena adegan disini bener-bener sadis.
Dan Film ini gw beri :
Bintang 5 dari 5 Bintang

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *