[Review FILM] Cinta Dalam Kardus

Ceritanya gw emang mau nonton Film Raditya Dika ini. Tapi Syukur Alhamdulillah gw dapet tiket gratis dari kuis di twitter. Yang ngadain akun twitter @cintadlmkardus yang didukung oleh @sukroduakelinci . Rencananya juga mau meet & greet tapi keburu laper ama makan siang gw ga ikut acaranya.
Tiket Gratis Nonton
Film ini menurut gw unik untuk Film Indonesia selama ini. Karena stand up comedy lah alur film ini dimulai. Yang suka nonton “Malam Minggu Miko” di KompasTV mungkin sudah tau bagaimana kisah konyol dua sahabat miko dan rian serta pembantu mereka mas anca. Cinta Dalam Kardus bisa dikatakan adalah versi panjang dari “Malam Minggu Miko”.
Miko (Raditya Dika) sekarang sudah punya cewek yang bernama Putri (Annisa Bella). Tapi seperti yang selalu diduga Miko selama ini bahwa pacaran itu seperti bajay “karena hanya tuhan dan supir bajaylah yang tau kapan bajay tersebut kapan belok”. Miko pusing dan mengalami stuck karena Putri yang selalu marah dan cerewet. Untuk menghilangkan kejenuhan itu dicobalah miko untuk ikut open mic di salah satu cafe langganan dia.

Mas Anca yang memang selalu membuat lucu dengan kebodohannya lupa membuang kardus yang selama ini menjadi tempat barang-barang mantan KECENGAN miko. Rian ragu dengan yang dilakukan miko untuk mencoba open mic. Tapi Miko tetap mencoba menjadi Open Mic, karena udah bosan dengan kecerewetan ceweknya. Dibawalah kardus yang menjadi tempat barang-barang KECENGAN miko.
Saat miko berada diatas panggung, penonton cafe yang memang terkenal dengan cueknya sempat cuek dengan adanya Miko. Tapi disaat dia berinteraksi dengan dua abege yang sedang kasmaran maka semua memperhatikan dia. Dan dimulailah kisah perjuangan Miko dan para Kecengan dia dulu yang aneh-aneh seperti mantan yang sempat gendut dan selalu membakar baju apabila tidak ada baju yang pas dengan ukuran badan, mantan miko ini diperankan oleh Tina Toon, dan ada juga yang bisa melihat makhluk halus karena sempat tersambar petir dulu, mantan miko ini diperankan oleh Sharena. Selama dia open mic disaat itulah dia sadar tentang cinta dia dengan Putri.
FILM ini bisa dibilang menurut gw boring saat mendekati akhir-akhir FILM karena satu tempat dan ceritanya gitu-gitu saja. Tapi komedi yang dihadirkan cukup bagus. Tapi ya itu ternyata Stand Up Comedy jika terlalu panjang akan menjadi bosan dan boring. Gw ngerti sekarang kenapa Stand Up Comedy hanya disajikan pendek-pendek saja. Tapi kalau teman-teman bosan dengan FILM Barat gw saranin untuk nonton FILM ini saja.
Dan Gw memberikan Film Ini  :
BINTANG 4 Dari 5 Bintang

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *