Keberuntungan di Ibu Kota

Mungkin benar Jakarta bisa dikatakan sebuah kota keberuntungan bagi sebagian orang, tapi tidak semua yang beranggap begitu. Jakarta adalah kota dengan banyak impian digantungkan disana. Jika kita mampu bertahan maka kita akan memperoleh sebuah kenikmatan dan kesuksesan dalam menjalani hidup. Mungkin penulis juga merupakan salah satu yang beruntung dalam mengarungi kehidupan di ibu kota kita tercinta ini. Penulis merasa keberuntungan sejak tinggal di Jakarta ini.

Penulis mengakui sangat menyukai kuis-kuis yang diselenggarakan di TV ataupun di Internet, penulis merasa tidak rugi juga untuk ikutan begitu. Tapi perlu diingat jangan kita ikut kuis yang dirasakan mustahil untuk menjadi pemenang. Penulis selalu memikirkan biaya terkecil apabila kita ikut kuis tersebut. Dan emang benar kuis itu akan membuat penyelenggara kuis akan mendapatkan keuntungan yang belimpah. Dulu, penulis mendapatkan sebuah hadiah dari kuis-kuis tersebut menjadi sebuah hal yang mustahil. Jangan harap kita akan menang. Itu yang selalu penulis pikirkan sebelum mengikuti kuis.

Tapi semua hal tersebut menjadi terbalik ketika penulis mulai tinggal di jakarta. Berkali-kali penulis mengikuti kuis, dan selalu penulis menjadi pemenangnya. Kuis pertama yang penulis dapatkan adalah pulsa 100ribu dari XL, ketika itu penulis mengikuti kuis di twitter. Penulis merasa juga sangat berterimakasih pada twitter, karena dengan jejaring sosial itulah penulis biasanya mendapatkan kuis. Thanks for Twitter!!!!. Kuis yang pernah penulis dapatkan dari twitter antara lain dari nonton film ‘social network’ dan lainnya.

Untuk yang paling terakhir penulis dapatkan adalah mendapat HaPe dari XL. ketika itu penulis mengikuti kuis yang diselenggarakan acount xl di FACEBOOK. Kita disuruh menjawab  behind the scene dari XL yang diperankan oleh BAIM kecil. penampakan HaPe yang penulis dapatkan :

Ada cerita juga ketika penulis mengambil hadiah tersebut. Pada hari jumat tanggal 17 desember 2010 penulis mendapatkan telpon dari pihak XL yang memberitahukan kalo penulis mendapatkan HaPe dari XL dan harus mengambilnya hari senin tanggal 20 desember 2010, di kantor pusat XL di Menara Prima lantai 5 Jakarta. Wah, penulis senang banget waktu itu karena dapat hadiah lagi. Akhirnya senin penulis pergi dari kosan sekitar jam 8 pagi dan sebelumnya telat izin dulu ke bos untuk dateng agak siang. Penulis mengambil rute dari kebon jeruk ke kuningan dengan busway dari kebon jeruk ke harmoni terus transit ke blok m dan turun di halte karet. Setelah itu kita naik angkot 44 ke arah ambasador. Setelah sampai di ambasador penulis pikir kalau Menara Prima itu dekat ternyata tidak. Lumayan jauhlah, penulis juga nyesel kenapa tidak nake ojek saja yah???. Sesampainya di Menara Prima penulis bertanya ke resepsionis untuk naek ke Lantai 5. Resepsionis bertanya ada keperluan apa. penulis menjawab kalau mau ngambil hadiah. Resepsionis agak aneh dengan jawaban penulis biasanya kalau mengambil haidah tidak disini. Tapi dia akhirnya memberi kartu pengunjung ke penulis. Penulis naek ke lantai 5. Disini penulis disambut dengan satpam yang badannya gede.

Satpam : ‘ada apa mas?’

penulis : ‘mau ngambil hadiah pak’

Satpam : ‘hah?mau ngambil hadiah?emank ketemu ama sapa mas?’

Penulis : ‘Ari Namdil pak’

Satpam : ‘Ga ada disini mas yang namanya Ari Nandil, wah mas ketipu tuch. Ga mungkin hadiah ngambil disini mas, ini hanya kantor pusat saja. dan biasanya dikirim langsung mas ke rumah mas. Tapi kalo mas ga yakin nanyain aja ke XL Center di Menara Rajawali, cantik-cantik disitu mas ‘

Mendengar penjelasan dari satpam tersebut penulis langsung lemes. Yah ketipu dech…. Akhirnya penulis pergi ke XL Center yang dimaksud satpam tadi. Dan penulis mengobrol dengan satpam juga di XL Center tersebut dan mendapatkan penjelasan yang sama. dan di jelaskan juga kalau lantai 5 itu sedang diperbaiki dan tidak ada orang. Penulis berpikir kalau tidak ada orang kenapa ada satpam tadi disitu??? dan tidak kelihatan kalau sedang diperbaiki.

Dengan penjelasan yang sama akhirnya penulis pulang dengan jalur yang sama. Ketika sampai di bunderan HI penulis mendengar nada dering dari BB penulis. Dan ternyata nomor dari yang nelpon penulis pas hari jumat. Panggilan pertama penulis reject saja, males penulis melayani penipu. Panggilan kedua akhirnya penulis angkat juga. dan ternyata dia memberi tahu kalau ada miss antara dia dengan satpam yang jaga di lantai 5, dan disuruhlah penulis untuk balik lagi dan mengambil hadiah. Wah, beneran nech penulis dapet Hadiah??? tapi kok satpam tadi berkata begitu yah?? akhirnya penulis putar balik ke kantor XL tadi. Sesampainya disana Satpam disana minta maaf dan ada kekeliruan. Dapet dech tuch HaPe… hehehe

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *